Makan dan Cuci Mata di Selatan Kota Baja

Di tengah rutinitas tiada henti, terkadang raga dan rasa perlu dimanjakan kembali dengan sesuatu yang berbeda dari biasanya. Sedikit menenangkan pikiran dari hal menjemukan, menghirup udara segar, sambil menikmati pemandangan alam. Barangkali hormon dopamin yang kita miliki akan stabil kembali, dan menjadi mungkin bila pilihannya di Waras Farm.

Lokasinya jauh dari perkotaan dengan latar perbukitan hijau serta pemandangan Gunung Waringin Kurung di kejauhan. Interiornya senada dengan alam seolah sengaja didesain untuk meneduhkan mata. Apalagi pengunjung dibiarkan duduk lesehan, terkesan lebih dekat satu sama lain. Namun tempatnya yang bersih dan terjaga tentu menjadi nilai lebih sehingga membuat pengunjung betah berlama, apalagi terdapat kolam ikan yang tentu digemari anak-anak.

Edukasi Agrowisata di Waras Farm Cilegon/Foto: Official IG Waras Farm

Terletak sebelah selatan Kota Cilegon di Kelurahan Cikerai, Waras Farm yang merupakan rumah makan khas Jawa Timur memberikan nuansa berbeda dari biasa. Mengusung tema agrowisata, pengunjung tidak hanya akan menyantap hidangan, juga dapat memetik aneka buah-buahan, melihat tanaman hias, tanaman lindung, serta beberapa binatang.

Selain bersantap, pengunjung juga bisa menghabiskan sisa waktunya di area agrowisata. Di dalamnya terdapat taman bermain anak, kebun buah dan bunga, tanaman hias, serta berbagai hewan.

Tempat yang  dikelola oleh Ir. Rasmidi sejak 2010 lalu itu ditujukan untuk menghijaukan sebagian kecil kawasan Cilegon Selatan yang telanjur rusak oleh maraknya penambangan galian Tipe-C. Dimulai dengan menanam buah naga, pepaya california, dan aneka tanaman lainnya, kemudian tumbuh subur dan berkembang menjadi tempat agrowisata.

Memiliki lahan parkir yang cukup luas, Waras Farms dapat dikenali dari tulisan di sisi jalan “Sego Pecel Kembang Turi Waras Farm”, dibuka Senin – Minggu mulai pukul 08.00 sampai 17.00 WIB. Mendiami lahan seluas 2 hektare, di dalamnya terdapat area tempat makan dan area agrowisata.

Pesona saung di Waras Farm Cilegon/Foto: Official IG Waras Farm

Pengujung dapat menikmati menu andalannya yaitu pecel madiun kembang turi berupa sayuran yang direbus, terdiri dari kacang panjang, kangkung, kol, taoge, dan kembang turi, lalu disiram dengan saus kacang serta tambahan rempeyek. Menu lain ada sego pecel ayam/paru/empal/telur dadar, sego bebek, soto dan rawon, dengan harga berkisar antara Rp 5.000 – Rp 37.000.

Selain itu, pengunjung bisa menghabiskan sisa waktunya di area agrowisata dengan membayar tiket Rp 5.000/orang. Di dalamnya terdapat taman bermain anak, kebun buah dan bunga, tanaman hias, serta berbagai hewan. Ada pula saung sebagai tempat istirahat pengunjung, dilengkapi mini food courts yang menjajakan aneka snack seperti pisang keju, sosis bakar, dan kebab. 

Beralamat di Jl. Lebak Kayang, Kampung Perigi Kel. Cikerai Kec. Cibeber, Cilegon, Banten. Waras Farm dapat dijangkau dari Jakarta kurang lebih 2,5 jam dengan rute mengarah kota Serang keluar tol Cilegon Timur, melalui Jalur Lingkar Selatan, dan di KM 4 dilanjutkan menuju kampung bulakan hingga melewati SMA Negeri 3 Cilegon, kemudian sekitar 500 meter lagi akan sampailah ke tempat tujuan. Meskipun harus melalui perjalanan yang menanjak dan berkelok, tetapi pemandangan di sekitar akan terasa menyegarkan.

Apabila hendak melihat pemandangan laut, perjalanan bisa dilanjutkan menuju ke Anyer dengan jalur alternatif Jl. Raya Mancak, berjarak sekira 45 menit.

Diolah dari berbagai sumber.

Ratna Poetri
Freelance Writer, Travel Blogger